Dalam gelap..
Dengan perasaan yang tiada sanggup
mulutku menuturkan..
Airmata ini hadir mewakili kepiluan
Atas sepuhan luka lama yang kembali
terkuak..
Diantara kunang kunang yang berkelip
Aku tak mampu menemukan diriku dan
sejuta kataku
Hanya pena dan rasa
Yang kemudian menjelma menjadi
secarik ungkapan bisu yang berbicara
Aku kini bersyair
Atas rintihan yang tak akan ku
kumandangkan..
Aku kini menulis..
Atas kekecewaan yang tak mungkin ku
layangkan..
Ini bukan diriku
Tapi inilah hatiku
Yang merasa sudah tidak dibutuhkan
Yang tergerogoti kesakitan..
Kenangan yang menyeruak
menghamparkan penyesalan
Atas sesuatu yang tak layak tuk di
sesali
Setiap sakit pasti ada obat
Dan setiap obat hanya mampu
menyambuhkan ketika ada sakit
Ini memang bukan diriku
Yang kehilangan sejjuta kata
Inilah hatiku
Yang tak mampu lagi terkekang dalam
kebisuan
Hanya gelap tempatku sembunyi
Dari fase kesakitan yang sebenarnya
tiada akan sembuh tanpa di hadapi
Inilah hatiku
Yang akhirnya tersedu dan tertawa
dalam waktu yang sama
Inilah hatiku
Yang mencoba tegar meski
ditinggalkan..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar