Senin, 11 Maret 2013

Segurat Hati



Dalam gelap..
Dengan perasaan yang tiada sanggup mulutku menuturkan..
Airmata ini hadir mewakili kepiluan
Atas sepuhan luka lama yang kembali terkuak..
Diantara kunang kunang yang berkelip
Aku tak mampu menemukan diriku dan sejuta kataku
Hanya pena dan rasa
Yang kemudian menjelma menjadi secarik ungkapan bisu yang berbicara
Aku kini bersyair
Atas rintihan yang tak akan ku kumandangkan..
Aku kini menulis..
Atas kekecewaan yang tak mungkin ku layangkan..
Ini bukan diriku
Tapi inilah hatiku
Yang merasa sudah tidak dibutuhkan
Yang tergerogoti kesakitan..
Kenangan yang menyeruak menghamparkan penyesalan
Atas sesuatu yang tak layak tuk di sesali
Setiap sakit pasti ada obat
Dan setiap obat hanya mampu menyambuhkan ketika ada sakit
Ini memang bukan diriku
Yang kehilangan sejjuta kata
Inilah hatiku
Yang tak mampu lagi terkekang dalam kebisuan
Hanya gelap tempatku sembunyi
Dari fase kesakitan yang sebenarnya tiada akan sembuh tanpa di hadapi
Inilah hatiku
Yang akhirnya tersedu dan tertawa dalam waktu yang sama
Inilah hatiku
Yang mencoba tegar meski ditinggalkan..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar