Dan kini, detik-detik pengurangan usiakupun telah tiba. 18 tahun sudah nafas ini tanpa henti berhembus, 18 tahu sudah ragaku ini berlari kesana-kemari, sudah 18 tahun hati ini bergonta-ganti rasa prasangka. Jika diibaratkan langit, saya berharap saya bukan senja, yang memesona dengan gurat-gurat yang warnanya berupaa-rupa. Saya selalu ingin menjadi langit pagi, yang senantiasa menghadirkan harapan yang cerah, memancarkan cahaya yang terang. Saya hanya ingin menjadi orang yang baik bagi orang-orang yang sangat baik disekitar saya.
Terimakasih ALLAAH, terimakasih telah menghadirkan kelam terang dalam 18 tahun saya ini. Mulai dari kebimbangan melanjutkan study, kekecewaan karena satu dan lain hal, dan perpisahan dengan teman-teman MAN yang menyisakan keriduan. Tapi dibalik semua itu, ENGKAU yang MAHA ADIL atas segalanya menggantikan masa-masa kelam saya dengan berkah demi berkah yang saya sampai bingung bagaimana cara untuk mensyukurinya. Terimakasih untuk jalan yang kau mudahkan disetiap langkah saya, terimakasih untuk nikmat dan berkah yang melingkupi diri saya, terimakasih telah menempatkan saya diantara orang-orang hebat : orangtua, adik, dan keluarga saya, teman-teman say di STAIN Salatiga, PBA B, PBA, ITTAQO, JQH, Ma'had Putri STAIN Salatiga, semua tidak dapat saya sebut satu persatu. Terimakasih telah menjga rasa yang menggelitik hati saya untuk seseorang yang disana, dan terimakasih selalu menghadirkannya beserta hadirnya butiran harap yang menghidupkan.
Maaf untuk keluhan dan rintihan yang pernah saya kemukakan kepadaMU. Maaf saya yang 18 tahun ini masih enggan menyempurnakan ketaan saya, maaf untuk kekufuran nikmat dan rasa tidak cukup atas kecukupan-kecukupan yang ENGKAU limpahkan...
Kini saya sudah 19 tahun, semoga ENGKAU langgengkan kebaikan yang menyertai saya, ENGKAU bukakan pintu-pintu kesempatan yang penuh rahmat, ENGKAU dekatkan saya dengan orang-orang yang mendewasakan jiwa saya, ENGKAU tempatkan hamba dalam lingkungan yang Kau welas asihi... aamiin...
Terimakasih kepada orang-orang yang putus doanya untuk saya, yang senantiasa memberi petuah dan tauladan bagi saya, yang senantiasa berdiri di samping saya untuk menjaga langkah saya agar tetap lurus, yang selalu berada di belakang saya untuk maju ke depan, yang senantiasa berada di depan saya untuk mengajak kepada amar makruf...
18 tahun saya beralih status dari siswa menjadi mahasiswa, bertemu dengan guru baru (dosen), ssahabat baru, orang-orang baru, tanggung jawab baru, dan dunia baru. Sangat baru. Terimakasih terimakasih terimakasih ALLAAH...terimakasih, beri saya kemampuan untuk memanfaatkan usia saya ini dengan optimal, ikhlas lillaahi ta'aalaa....
Dengan menyebut asmaMU Yaa ALLAAH, saya ingin menghirup nafas kehidupan yang pertama di tahun ke 19 ini....
Ibu...terimakasih banyak atas semuanya, saya ditahun yang ke19 dalam hidup ini akan berusaha keras membalas sejengkal bagian saja dari kasih sayang dan pengorbananmu untukku. I Love You...:)
سبحان الله والحمدلله ولا اله الا الله والله اكبر ولا حول ولا قوة الا بالله العلى العظيم......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar