Rabu, 10 April 2013

21 : Happy Birthday Ida Afwa

Seperti biasa, setiap pagi saya melihatnya di samping saya. sering saya melihatnya masih tidur ketika saya bangun, atau kadang-kadang sedang bercakap dengan seseorang di seberang saya lewat telefon. Pagi itu, pukul 2 lebih sekian, saya bangun dan mendengar sayup-sayup pembicaraannya dengan seseorang. Disampingnya, seorang teman lain juga seedang bercakap dengan seseorang lewat telefon.
Seketika itu saya sadar, bahwa hari ini ialah ulangtahunnya. 10 April 2013. Saya tiba-tiba ingin memeluknya dan berkata "Sugeng milad Mbaaaah" *mbah : panggilan sayangku untuknya. Tapi keinginan itu saya redam. di balik selimut saya tertawa sendiri. Teman-teman yang lain kompak melakuan hal yang sama kecuali Umi Nafi, hehehe. Jauh-jauh hari, kami telah menyiapkan surprise kecil untuknya, meski kecil, kami usahakan semanis mungkin dan tak akan terlupakan.
Kami di tempat ini hanya tinggal 3 atau 4 bulan lagi, jadi sebisa mungkin kami ingin melukis kenangan yang tak terlupakan. 2 malam sebelumnya, kami sudah memesan tart warna biru, warna kesukaannya. Kemudian, semalam sebelum hari H, kami di kamar yang sama dengannya merencanakan eksekusi surprise hari esok.
Sampai jam 7 pagi, semuanya masih sama. Kami --saya, mbak Luluk, mbak Rini, Mbak Mamah, dan Umi Nafi -- Seperti biasa bersiap-siap berangkat kuliah. Jadwalnya hari ini sampai pukul 2 siang, jadi kami punya banyak waktu untuk mampersiapkan banyak hal. Dengan sticky notes yang saya punya, saya membuat ucapan selamat yang ditempelkan di dindng kamar kami. Tidak lupa sebuak foto kenangan yang terdiri dari anggota kamar kami. Hujan yang turun siang itu tidak menyurutkan langkah dan hasrat kami untuk merayakan hari ini. Pulang dari cetak foto, saya dan mbak Luluk mendapatinya kedinginan di kamar. Ia memang punya alergi dingin, jadi kasihan jikalau ia harus hujan-hujan. Kami saat itu pura-pura tidak tahu jika ia ingin mentraktir kami. Dan ketika kalimat " Sekarang apa besok ?", tanpa dijelaskan apanya yang sekarang atau besok, kami kompak bersorak : " sekaraaaaaaang...", padahal saat itu hari sedang hujan.
Dan kamipun dengan berjalan kaki bersama-sama menuju sebuah warung bakso di dekat ma'had kami. Kami makan, kami senang...traktiran benar-benar menyenaangkan bagi kami yang uang sakunya pas-pasan.
Pulang dari makan bakso, ia masih mengajak kami mampir ke swalayan untuk beli ice cream, padahal, saat itu hujan semakin deras. Mungkin karena kebersamaan kami, jadi semuanya terasa hangat, sangat hangat.
Kamipun pulang dari rihlah yang menyenangkan.Sampai di kamr, kami melaksanakan shalat ashar terlebih dahulu sebelum kami melanjutkan 'makan-makan' kami. Ice cream dan udara dingin tetap terasa nikmat sore itu.
Kami main permainan abcde dengan perjanjian, yang kalah harus meakukan apapun yang dinginkan yang menang. dan takdir Allah yang sangat indahpun menakdirkannya yang kalah.Iapun kami paksa membuka kotak ajaib yang berisi amunisi perut kami. Lalu, lkami kompak berteriak : surpriseeeeeee....:D lagu happy birthday berkumandang di kamar kami, lalu kamipun mendoakan kebaikan untuknya. Hari berjalan begitu menyenangkan, dan semoga bahagia ini berkelanjutan...:) Selamat ulang tahun Mbah Nur Ida Afwa.......semoga kebakan demi kebakan terlimpahkan kepadamu :) semangat kuliah yaaa..:D

anakmu bukan anakmu : Fauziyah Suci Nurani :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar